Tampilkan postingan dengan label arsip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsip. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 April 2022

 HALAL BIHALAL


TERJEMAHAN SURAT AN NABA  AYAT  1-20

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

1. Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?

2. Tentang berita yang besar (hari berbangkit),

3. yang dalam itu mereka berselisih.

4. Tidak! Kelak mereka akan mengetahui,

5. sekali lagi tidak! Kelak mereka akan mengetahui.

6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan,

7. dan gunung-gunung sebagai pasak?

8. Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan,

9. dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat,

10. dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,


11. dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan,

12. dan Kami membangun di atas kamu tujuh (langit) yang kokoh,

13. dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari),

14. dan Kami turunnkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya,

15. untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman,

16. dan kebun-kebun yang rindang.

17. Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan,

18. (yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong,

19. dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu,

20. dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.


Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.


Wassalaamualaikum Warohmatullaahi wabarokaatuh.




Assalamu’alaikum wr. wb.

Bismillahirrahmanirrahiim

Alhamdulillaahi robbil ‘alamiin,

wassolaatu wassalaamu’alaa asrofil anbiyaa ii wal mursaliin Sayyidina Muhammadin, wa’ala alihi wa’ashohbihi ajma’in amma ba’du


Yang terhormat bapak-bapak, ibu-ibu, para sesepuh dan orang tua kami,

Serta saudara-saudara, kakak adik semua yang saya sayangi dan saya banggakan  


Puji syukur mari kita haturkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk hadir di rumah bapak amin dalam rangka halal bihalal keluarga besar bani salman tahun 1443 Hijriah atau tahun 2022 Miladiyah.


Tak lupa sholawat serta salam kita curahkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW yang sangat kita harapkan syafa’atnya nanti di hari kiamat. Amiin


Hadirin semua, sebelum kita memulai acara ini, terlebih dahulu akan saya bacakan susunan acara pada pagi hari ini.

1.         Pembukaan

2.         Pembacaan Ayat Suci Al-Quran dan saritlawah.

3.         Sambutan sesepuh dan doa

4.         Mushofahah atau halal bihalal

5.         Istirahat

6.         Pengumuman-pengumuman

7.         Penutup


Memasuki acara yang pertama yaitu pembukaan. Marilah kita buka acara pada pagi hari ini dengan pembacaan suratul fatihah bersama-sama, al faatihah…

Acara selanjutnya adalah  pembacaan ayat suci al-qur’an yang akan dibacakan oleh mbak salma dan mas al.  Kepada adik-adikku tercinta kami persilakan......

.............................(pembacaan alQur'an)...................

Semoga bagi yang membacakan dan mendengarkan mendapatkan pahala dari Allah SWT, amiin.

Acara selanjutnya adalah sambutan yang akan disampaikan oleh bapak nor alim, dilanjut doa bersama dipimpin mas iik, kepada para sesepuh yang dimuliakan Allah kami persilakan.

.............................(pembacaan sambutan dan doa)...................

Kami ucapkan terima kasih atas sambutannya. Mudah-mudahan kita dapat mengambil hikmahnya untuk dapat kita amalkan dalam menjalani kehidupan ini.


Sebagai umat manusia sudah selayaknya memiliki rasa khilaf dan rasa salah, untuk itu dalam kesempatan yang berbahagia ini kami mengajak hadirin untuk melapangkan dada, membuka hati dengan rasa meminta maaf dan memberi maaf atas kesalahan diantara kita baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Acara selanjutnya yaitu mushofahah/ salam-salaman, dipandu mas iik, dimohon hadirin semua berdiri terimakasih. 

.............................(salam-salaman)...................

Acara selanjutnya adalah istirahat.

.............................(makan-makan)...................

Monggo kalau ada pengumuman serta pertanyaan saran-saran kami persilahkan.

.............................(pengumuman-pengumuman)...................

Hadirin, setelah uraian tadi, akhirnya seluruh rangkaian acara Halal bihalal Keluarga Besar banisalman tahun 1443 H telah kita lalui bersama. Semoga dengan terselenggaranya acara ini dapat mempererat tali silaturahmi kita semua. Kami selaku pembawa acara mewakili seluruh panitia memohon maaf jika selama berlangsungnya acara ini terdapat hal yang kurang berkenan dihati para hadirin sekalian. Semoga Allah mengampuni dosa dan kesalahan diantara kita dan memberikan kekuatan lahir dan batin…amiin.

Atas nama tuan rumah kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin. Dengan ini, marilah kita mengucapkan Hamdalah bersama .. Alhamdulillahirrobbil alamin


Wassalamualaikum wr wb.


DOA HALAL BIHALAL


رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصّٰلِحِينَ

اللهم إني أسألك العافية في الدنيا والآخرة، اللهم إني أسألك العفو والعافية في ديني ودنياي وأهلي، ومالي، اللهم استر عوراتي، وأمن رؤعاتي، اللهم احفظني من بين يدي، ومن خلفي، وعن يميني، وعن شمالي، ومن فوقي، بعظمتك أن أغتال من تحتي

اللهم تقبل منا صلاتنا وصيامنا وقيامنا وقراءتنا وزكاتنا وصدقاتنا برحمتك يا أرحم الراحمين.


واجعلنا يا الله من العائدين والفائزين والمقبولين والمغفورين وأدخلنا في زمرة عبادك الصالحين،

Ya Allah, terimalah shalat kami, puasa kami, ibadah kami, bacaan Al-Qur'an kami, zakat kami dan sedekah kami dengan limpahan rahmat-Mu wahai Allaah Yang Maha Penyayang.

Hapuskanlah kejelekan serta kesalahan kami, Ampunilah dosa-dosa kami, wahai Allaah yang Maha Pemberi ampun yang sebaik-baiknya.

Jadikanlah kami ya Allah, menjadi golongan orang-orang yang kembali suci, berbahagia diterima (segala amalnya), dan diampuni dosa-dosanya, serta masukkanlah kami dalam golongan para hamba-Mu yang saleh.


Rabu, 21 Desember 2016

BETAPA BERHARGANYA WAKTU

Betapa berharganya waktu.
Mungkin sudah puluhan bahkan ratusan artikel tentang menghargai waktu. Contohnya ini;
Untuk tahu betapa berharganya waktu 1 tahun, tanyakan pada siswa yang tidak naik kelas.
Untuk tahu betapa berharganya waktu 1 bulan, tanyakan pada ibu yang melahirkan prematur.
Untuk tahu betapa berharganya waktu 1 minggu, tanyakan pada editor koran mingguan.
Untuk tahu betapa berharganya waktu 1 hari, tanyakan pada seorang buruh harian yang memiliki banyak anak untuk dinafkahi.
Untuk tahu betapa berharganya waktu 1 jam, tanyakan pada seseorang yang sedang menunggu kekasihnya datang.
Untuk tahu betapa berharganya waktu 1 menit, tanyakan pada seseorang yang baru saja ketinggalan pesawat.
Untuk tahu betapa berharganya waktu 1 detik, tanyakan saja pada seseorang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.
Untuk tahu betapa berharganya waktu 1 milidetik, tanyakan pada mas valentino rossi yang baru saja kehilangan gelar juara dunianya tahun ini.
Waktu lebih berharga daripada uang. Kita tidak bisa mengembalikan waktu yang hilang, hanya dengan menekan tombol rewind saja seperti pada player dvd. Imam Syafi'i pernah berkata, waktu ibarat pedang, bila kita tidak pintar menggunakannya, kita akan ditebas olehnya.
Kita manusia tidak akan pernah tahu berapa besar bahaya dan kerugian kita saat kehilangan waktu, saat menunggu ataupun saat terlambat. Jika tidak merasa rugi pun, coba kita bayangkan kerugiannya bagi orang lain. Apalagi bila sudah menjadi kebiasaan, sehingga kita dihadiahi gelar orang yang Biasa Telat.
Banyak penyebab seseorang sering terlambat, diantaranya;
-Kepercayaan yang keliru.
Sudah jadi kebiasaan dan tradisi, maka kita menganggap bahwa sedikit keterlambatan adalah wajar. Hal yang dianggap sedikit, lama-lama menjadi kebiasaan yang buruk dan merugikan.
-Tidak menyadari bahaya dan kerugian.
Seperti dikatakan sebelumnya, baik bagi diri sendiri, maupun bagi orang lain, keterlambatan selalu mengundang resiko yang lebih besar, kerugian yang tak terduga, atau kesempatan yang kita tak akan pernah tahu.
-Tidak suka disiplin.
Ketepatan waktu tergantung pada penting tidaknya seseorang yang mengadakan janji dengan kita. Itu berarti bahwa kita bisa menganggap orang/teman itu tidak penting melalui keterlambatan. Dan jika seorang anak sering terlambat maka akan menghambat dalam meraih cita-cita.
Solusi;
-Buat komitmen diri sendiri
Komitmen dan keputusan akan memotivasi kita untuk melaksanakannya karena kita telah menyadari betapa besar kerugian jika terlambat.
-Buat perencanaan matang.
Adanya perencanaan akan menghindarkan kita dari resiko keterlambatan. Karena kita telah mempertimbangkan waktu kerja atau jarak tempuh, sistem, cara atau transportasi yang akan dipakai. Rencana yang meleset 1000 kali lebih baik di mata Allah daripada tidak ada rencana sama sekali.
-Pikirkan kepentingan orang lain.
Jika ingin dianggap penting, mulailah dengan memperlakukan orang lain sebagai pribadi yang penting. Untuk ingin tepat waktu kita harus berusaha dan berdisiplin yang dimulai dari diri sendiri.

'Jika matahari terlambat terbit semenit saja, maka sepanjang tahun kita akan kehilangan waktu yang tepat''.
(oleh-oleh dari blogwalking)

Selasa, 29 November 2016

RINDUNYA SYURGA

Dari hadits Rasulullah SAW, bahwasannya syurga itu sangat senang / rindu / cinta sekali dan berharap sungguh-sungguh agar kelak ditempati oleh 4 golongan manusia sebagai berikut;
1.      تاَلِى الْقُرْآنِ (orang yang melanggengkan membaca Al-quran)
AlQur’an diturunkan Allah SWT sebagai mukjizat rasulullah SAW yang ditinggalkan untuk umatnya, agar hidupnya semakin diberkahi oleh Allah SWT. Qur’an adalah di atas segala-galanya. Dan perumpamaan qur’an itu adalah lebih baik dibandingkan dengan seluruh dunia dan seisinya.
2.      وَحَافِظُ اللِّسَانِ (orang yang memelihara lisan)
Mulut / perkataan kita adalah sesuatu hal yang paling berbahaya, makanya perlu dijaga. Jangan suka membahas kejelekan orang lain. Bila lisan seseorang itu jelek maka anggota badan yang lain akan ikut jelek. Begitu pula bila lisan seseorang itu baik, maka baiklah seluruh anggota badan lainnya.
3.      وَصَائِمُ الرَّمَضَانِ (orang yang bersungguh-sungguh puasa di bulan ramadhan)
Semua orang bahkan anak kecil pun bisa berpuasa ramadhan. Akan tetapi orang yang berpuasa dengan sungguh-sungguh dengan perilaku dan niat berpuasa hanya karena Allah sahaja, maka merekalah orang-orang yang sangat dirindukan oleh surga.
4.      وَمُطْعِمُ الْجِعَانِ (orang yang memberi makan orang yang sedang kelaparan)
Menolong orang lain saat kesusahan, akan dibalas dengan balasan pahala yang sangat besar. Bukan hanya karena kebaikannya kepada orang lain siapapun itu, tetapi juga karena keikhlasannya, yang hanya berharap balasan dari Allah SWT.
MasyaAllah… bayangkan beghitu besar rasa cintanya surga, dan betapa kita dirindukan apabila kita sedang berpuasa ramadhan, sedangkan kita juga termasuk golongan orang yang selalu istiqomah mempelajari dan membaca alQur’an, serta selalu menjaga lisan dan suka menolong orang yang lapar.

(Oleh-oleh dari KH. Mustamir Abdul Mu’in Al-Hafidz)